Selamat Datang di SDN 1 Rama Indra
Website ini sedang dalam perbaikan..
UNDER CONSTRUCTION!!!

[CLOSE]

Perpisahan SDN 1 Rama Indra TP.2011/2012

-----------------------------------------------------------------------------------

Perpisahan SDN 1 Rama Indra TP.2011/2012

-----------------------------------------------------------------------------------

Perpisahan SDN 1 Rama Indra TP.2011/2012

-----------------------------------------------------------------------------------

Perpisahan SDN 1 Rama Indra TP.2011/2012

-----------------------------------------------------------------------------------

Perpisahan SDN 1 Rama Indra TP.2011/2012

-----------------------------------------------------------------------------------

Jumat, 01 Juni 2012

Mengenal Gaya Belajar

Setiap orang pasti memiliki preferensi mengenai gaya belajar yang dinilai efektif dan menguntungkan bagi dirinya. Seperti dikutip dari kompas.com (06/12/11). Ada yang tipe auditori atau lebih efektif dengan mendengarkan, visual, logis, sosial, soliter, atau pun gaya taktil. Terkadang, gaya-gaya belajar yang diterapkan sesuai dengan kondisi dan situasi yang dihadapi. Sangat memungkinkan juga, bagi seseorang yang "doyan" belajar, akan mengeksplorasi dan mengembangkan gaya belajarnya sehingga lebih bisa menemukan yang paling cocok untuk digunakan.

Mari mengenali, kira-kira seperti apa gaya belajar Anda dan mengevaluasinya, apakah sudah efektif?

Gaya visual
Pembelajar dengan gaya visual akan lebih baik menyerap informasi yang didapatkan melalui gambat, video, graifs, dan teks buku. Orang-orang dengan tipe ini akan mendapatkan keuntungan ketika informasi disajikan melalui proyektor, papan tulis, dalam sebuah kertas, atau buku.

Penyuka gaya visual biasanya selalu memastikan catatan yang mereka buat dengan detil, dan selalu menyediakan waktu ekstra hanya untuk mereview kembali informasi yang didapatnya dengan membaca buku.

Seringkali, pembelajar gaya visual juga membuat sebuah gambar dan diagram ketika mencoba untuk memahami suatu subjek.

Gaya auditori
Pembelajar dengan gaya auditori akan merasa lebih efektif menyerap informasi hanya dengan mendengarkan materi yang dipresentasikan dosen atau pembicara, melalui rekaman suara, dan bentuk lain dari komunikasi verbal.

Ketika seorang dengan gaya visual lebih nyaman dengan membaca buku atau menyaksikan melalui video, maka pembajar auditori merasa lebih baik dengan menghadiri sebuah kelas perkuliahan untuk mendengarkan langsung dari sang dosen.

Gaya taktil
Pembelajar dengan tipe taktil akan menyimpan informasi dengan baik jika turut terlibat dan berpartisipasi, sehingga ia bisa bergerak dan melakukan sentuhan langsung. Pembelajar tipe ini juga dikenal dengan pembelajar tipe kinestetik.

Contoh dari gaya ini, biasanya bagi para siswa yang belajar bidang otomotif. Mereka akan mampu memelajari lebih baik dengan langsung mengutak-atik mobil daripada duduk di kelas mendengarkan dosen atau membaca buku. Lainnya, akan sangat antusias ketika ditugaskan untuk melakukan percobaan di laboratorium.

Gaya logis
Seseorang yang unggul dalam matematika dan memiliki keterampilan yang kuat penalaran logis biasanya masuk kategori pembelajar logis. Mereka melihat pola cepat dan memiliki kemampuan yang tajam untuk menghubungkan informasi yang tampaknya tidak masuk akal bagi orang lain.

Pembelajar gaya logis akan menyimpan informasi dengan lebih baik melalui gambaran koneksi yang dibuatnya setelah mengorganisir segala informasi yang didapat.

Gaya sosial
Pembelajar gaya sosial biasanya unggul dalam menulis dan kemampuan komunikasi verbalnya. Orang-orang dengan tipikal ini akan gampang berbicara dengan orang lain dan sering memahami perspektif mereka. Oleh karena itu, tak jarang orang akan meminta nasehat dari para pembelajar gaya sosial ini. Mereka juga dikenal bisa bekerja baik dalam kelompok dan menyukai berkonsultasi dengan guru secara individual.

Gaya soliter
Pembelajar gaya soliter biasanya lebih suka bekerja sendiri dalam bentuk yang lebih privasi. Mereka tidak tergantung kepada orang lain atau mengharapkan bantuan orang lain dalam memecahkan masalah studinya.

Orang dengan tipe ini akan menganalisa apa yang mereka pelajari dengan preferensi dan metode sendiri. Dengan kesenangannya bekerja sendiri, sangat memungkinkan mereka akan membutuhkan waktu lebih banyak untuk memecahkan permasalahan yang ditemukan.

Nah, untuk menentukan mana gaya terbaik dan efektif bagi Anda dalam menyerap informasi yang didapat selama proses yang belajar, temukan gaya yang bisa membuat Anda nyaman. Ketepatan gaya dalam belajar akan bermanfaat dalam mendukung kesuksesan belajar dan masa depan Anda!

Kalender Pendidikan 2012/2013

Tak terasa sudah memasuki akhir tahun pelajaran 2011/2012, dan akan melangkah ke tahun pendidikan selanjutnya, yaitu tahun pendidikan 2012/2013. Untuk mempersiapkan sejak dini, agenda pendidikan tahun depan, program tahunan, program semseter dan sebagainya membutuhkan kalender pendidikan 2012/2013.
Berikut adalah kalender pendidikan tahun pelajaran 2012/2013 untuk jenjang TK/TKLB/RA, SD/SDLB/MI, SMP/SMPLB/MTs. SMA/SMALB/MA/SMK dan sederajat provinsi Jawa Timur.
Hari Efektif
Semester I
: 106 hari
Semester II
: 139 hari
Hari belajar Efektif Fakultatif
: 18 hari


Hari Libur

Libur Semester  I
: 10 hari ( 24 Desember 2012 s.d 5 Januari 2013)
Libur Semester II
: 18 hari (24 Juni s.d. 13 Juli 2013)

Libur Hari Besar
1 Januari 2013
:
 Tahun Baru Masehi
24 Januari 2013
:
 Maulid Nabi Muhammad SAW
10 Februari 2013
:
 Tahun Baru Imlek 2563
12 Maret 2013
:
 Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1935
29 Maret 2013
:
 Wafat Isa Al-Masih
9 Mei 2013
:
 Kenaikan  Isa Almasih
25 Mei 2013
:
 Hari Raya Waisak 2567
6 Juni 2013
:
 Isro’ Mikroj 1434 H
17 Agustus 2012
:
 Proklamasi Kemerdekaan RI
19-20 Agustus 2012
:
 Hari Raya Idul Fitri 1433 H
26 Oktober 2012
:
 Hari Raya Idhul Adha 1433 H
15 November 2012
:
 Tahun Baru Hijriah 1434 H
25 Desember 2012
    :
 Hari Raya Natal

Untuk lebih lengkapnya, Kalender Pendidikan 2012/2013 bisa dilihat dan didownload di sini.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More