Selamat Datang di SDN 1 Rama Indra
Website ini sedang dalam perbaikan..
UNDER CONSTRUCTION!!!

[CLOSE]

Rabu, 03 April 2013

Model-model Pembelajaran Terbaru



1.      LSQ (Learning Start with a Question)
Learning Starts with a Question merupakan suatu model pembelajaran kooperatif, dimana sistem belajar dimulai dari pertanyaan-pertanyaan peserta didik yang bekerja dalam kelompok-kelompok kecil yang berjumlah 4-6 orang secara kolaboratif . Kegiatan ini dapat merangsang peserta didik lebih bergairah dalam belajar karena mereka akan saling berdiskusi, membuat pertanyaan untuk menyelesaikan tugas.
2.      Snowball Throwing
Pada model pembelajaran Snowball Throwing siswa dibentuk menjadi beberapa kelompok. Dipilih ketua kelompok yang akan mewakili untuk menerima tugas dari guru. Masing-masing siswa membuat pertanyaan yang dibentuk seperti bola (kertas pertanyaan) lalu dilempar ke siswa lain kemudian siswa menjawab pertanyaan dari bola yang didapatkan.
3.      Kooperatif Tipe Talking Stick
Model pembelajaran Talking Stick adalah suatu model pembelajaran kelompok sama seperti Snowball Throwing. Tetapi dalam penerapan model pembelajaran ini, dengan memanfaatkan tongkat oleh sebab itulah disebut Talking Stick (tongkat berbicara). Pada model pembelajaran Snowball Throwing setiap siswa membuat pertanyaan yang dibentuk seperti bola lalu dilempar ke siswa lain.
4.      Kooperatif Model Team Assisted Individualization (TAI)
Siswa dikelompokkan kedalam empat atau lima orang secara heterogen. Setiap siswa mengerjakan unit-unit program matematika sesuai dengan kemampuan masing-masing. Artinya, dalam suatu tim bisa saja si A mngerjakan unit 2, si B mengerjakan unit 5. para siswa mengikuti rangkaian kegiatan yang teratur, mulai dari membaca lembar pembelajaran, mengerjakan lembar kerja, memeriksa apakah dia telah menguasai keterampilan dan mengikuti tes. Anggota tim bekerja secara berpasangan, saling bertukar lembar jawaban dan memeriksa pekerjaan temannya. Jika seorang siswa berhasil mencapai atau melampaui skor 80, dia mengikuti final tes. Anggota tim bertanggung jawab meyakinkan bahwa temannya telah siap mengikuti final tes. Baik tanggung jawab individual dan penghargaan kelompok ada di dalam metode pembelajaran ini.
5.      Kooperatif Model Think-Pair-Share
Model ini mengajak siswa belajar dengan memecahkan masalah yang diajukan guru dengan waktu tidak lebih dari satu menit yang dilakukan secara perorangan dan selanjutnya guru meminta kepada siswa untuk berpasangan dan mendiskusikan mengenai apa yang telah dipikirkan. Pada akhir ini guru meminta pasangan-pasangan tersebut untuk berbagi atau bekerja sama dengan kelas secara keseluruhan mengenai apa yang telah mereka bicarakan.
6.      Kooperatif Tipe TGT (Teams Game Tournaments)
TGT (Teams Games Tournaments), merupakan metode pembelajaran pertama dari Johns Hopkins. Dalam metode ini, para siswa dibagi dalam tim belajar yang terdiri atas empat sampai lima orang yang berbeda-beda tingkat kemampuan, jenis kelamin, dan latar belakang etniknya. Guru menyampaikan pelajaran, lalu siswa bekerja dalam tim mereka untuk memastikan bahwa semua anggota tim telah menguasai pelajaran. Selanjutnya diadakan turnamen, di mana siswa memainkan game akademik dengan anggota tim lain untuk menyumbangkan poin bagi skor timnya.

0 komentar:

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More